Archive for the ‘ Reinkarnasi ’ Category

Memahami Edgar Cayce Menembus Masa Lalu

Erabaru News

Gejala reinkarnasi kehidupan merupakan dunia penelitian yang sedang populer saat ini pada banyak kalangan ilmuwan Barat. Banyak sekali manusia di dunia, khususnya anak-anak, tanpa sengaja ataupun secara kebetulan mendapati dirinya bisa mengingat kembali kehidupan mereka sebelumnya, dan mengenai gambaran perinciannya sangat nyata dan dapat dipercaya. Dalam artikel ini akan diperkenalkan monograf reinkarnasi kehidupan yang ditulis oleh Doktor Gina Cerminara setelah melalui penelitian yang panjang.

Read the rest of this entry

oleh Salahuddien Gz.

Sebagai tahapan yang harus dilalui wujud lahir, tingkatan wujud berikutnya akan berproses sesuai dengan rancangan wujud sebelumnya. Dengan jalan seperti ini muncullah ribuan perubahan. Dan tiap perubahan selalu lebih baik dari sebelumnya. Sadarilah selalu  wujudmu saat ini karena jika kau berpikir tentang wujudmu di masa lalu, maka kau akan memisahkan dirimu dari Diri sejatimu. Inilah semua keadaan yang tetap yang kau saksikan dalam kematian. Lalu mengapa harus kaupalingkan mukamu dari kematian? Ketika tahapan kedua lebih baik dari tahapan pertama, maka matilah dengan senyum suka cita. Dan arahkan pandanganmu ke depan untuk menempati wujud baru yang lebih baik dari wujud sebelumnya. Sadarilah, dan jangan tergesa-gesa. Kau harus mati terlebih dulu sebelum memperbaiki diri. Laksana sang surya, hanya jika kau tenggelam di Barat, maka di Timur, kau akan menyaksikan wajahmu yang cerlang gemilang. (Masnawi, Jalaluddin Rumi, dari buku Reincarnation and Islam)

Read the rest of this entry

oleh Salahuddien Gz

Pengantar

Cukup banyak buku telah ditulis dan diterjemahkan berkenaan dengan tema reinkarnasi, baik pengkajian secara ilmiah maupun pengalaman pribadi tentangnya. Masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam dan Nasrani sepertinya terhenyak. Tentu saja karena tema reinkarnasi tidak populer—untuk tidak mengatakan tidak ada—dalam dua agama besar di Indonesia ini. Lalu yang meyakini reinkarnasi, atau yang memang ada bibit keyakinan berupa pertanyaan-pertanyaan mendasar berkaitan dengan konsep eskatologis pun membolak-balik halaman demi halaman kitab suci guna menelisik dan menginterpretasi kembali teks-teks agama yang “sepertinya” menyembunyikan ajaran reinkarnasi di balik ayat-ayat yang menggunakan kata-kata metaforis dan bersayap. Mereka memaknai kembali apa itu alam barzakh, hari berbangkit, sorga, pahala dan dosa, hari pengadilan, dan neraka, bahkan sampai pada pemaknaan kembali hakekat Tuhan Yang Maha Adil. Read the rest of this entry

oleh Achmad Chodjim

Sebenarnya kepercayaan tentang adanya surga, neraka, padang mahsyar, dan hari perhitungan dengan meniti jembatan setipis rambut dibelah tujuh, merupakan kepercayaan yang telah berkembang di Timur Tengah jauh sebelum hadirnya agama Islam. Kepercayaan ini telah mengakar. Islam yang datang di kemudian hari menyerapnya sebagai bagian dari kepercayaannya. Tentu, hal ini lebih menonjol di dalam Hadis daripada di Alquran.

Meskipun kepercayaan itu telah berkembang di masyarakat Timur Tengah, namun masyarakat Quraisy (Mekah) –terutama para elitnya– lebih menekankan pada keyakinan hidup dan mati hanya sekali. Maka, akhirat yang ditawarkan oleh Nabi Muhammad saw mendapatkan sanggahan yang amat keras dari mereka. Keyakinan tentang kebangkitan, yaitu terciptanya kembali manusia seperti sedia kala (QS 18:48) ditolak mereka. Read the rest of this entry

oleh Achmad Chodjim

Kata “reinkarnasi” asalnya dari kata re+in+carnis. Kata Latin carnis berarti daging. Incarnis artinya mempunyai bentuk manusia. Sedangkan reinkarnasi adalah masuknya jiwa ke dalam tubuh yang baru. Jadi, jiwanya adalah jiwa yang sudah ada, tapi jasadnya baru. Maka, reinkarnasi juga dapat disebut kelahiran kembali. Kondisi ini disebut pula sebagai migrasi jiwa. Artinya, jasad lama ditinggalkan alias mati, dan pada suatu kesempatan jiwa tersebut masuk ke dalam jasad baru, alias menjadi bayi kembali. Dalam bahasa Inggris reinkarnasi disebut sebagai reborn atau reembodiment.

Bagi agama-agama di Timur, agama-agama yang tumbuh di India, Tibet, Cina, Jepang, dan di Kepulauan Nusantara; reinkarnasi bukan lagi sebagai hal yang aneh. Reinkarnasi bukan dipahami sebagai kepercayaan atau keimanan, tapi sebagai hukum alam.

Read the rest of this entry